Contoh Soal Neurologi (Sistem Saraf Manusia)

Contoh Soal Neurologi (Sistem Saraf Manusia)

Contoh Soal Neurologi - Fahrinheit, Pada artikel yang lalu fahrinheit sudah berbagi contoh soal keperawatan komunitas. Nah pada kesempatan kali ini fahrinheit akan berbagi contoh-contoh soal yang lainnya yakni tentang neurologi atau sistem saraf pada manusia. Bagi sebagian orang soal-soal tentang neurologi memang sering menjadi momok yang menakutkan pada saat mengerjakan uji kompetensi. Hal ini dikarenakan materi tentang neurologi cukup memusingkan kepala saat dipelajari, sama seperti masalah endokrin. Namun jika dipelajari sungguh-sungguh dan telaten maka tentu akan memudahkan untuk memahaminya. Oleh karena itu sangat disarankan untuk sering berlatih menjawab soal-soal tentang neurulogi.

Contoh-soal-neurologi
Dalam soal-soal tentang neurologi ini admin menyediakan soal sebanyak 20 soal. Namun kali ini tidak ada kunci jawaban seperti biasanya karena admin pun cukup ragu dalam menjawab soal-soal tentang neurologi. Jika kalian dapat menjawabnya dengan mudah maka bisa berkomentar di bawah artikel ini nantinya atau berdiskusi untuk menjawabnya. Bagaimana apakah anda sudah tidak sabar untuk berlatih? Namun sebelum mulai menjawab soal-soal di bawah anda harus membaca petunjuk menjawab soalnya terlebih dahulu di bawah ini:
Petunjuk Menjawab Soal
  1. Siapkan alat tulis dan kertas selembar untuk menulis jawaban
  2. Siapkan dan pasang timer dalam waktu 20 menit
  3. Simulasikan seperti anda sedang menjawab soal-soal uji kompetensi sebenarnya dan jawab 1 soal dalam 1 menit
  4. Jawaban terdiri dari abjad A, B, C, D dan E
  5. Jika ada jawaban pilihan 1, 2, 3, dan 4 maka anda disuruh memilih dengan jawaban : A. 1, 2 dan 3 benar B. 1 dan 3 benar C. 2 dan 4 benar D. 4 benar E. Semua jawaban benar / Semua jawaban salah.
  6. Pray First !

Nah itulah petunjuk menjawab soalnya. Jika anda sudah membacanya dengan benar maka akan memudahkan anda dalam menjawab soal-soal tentang neurologi ini nantinya. Jika anda sudah siap sekarang pasang alarm atau timer anda dan mulailah menjawab soal-soal di bawah ini. Good luck!

1. Seorang wanita berumur 58 tahun masuk ke ruang IGD dengan keluhan kelemahan ekstremitas sebelah kanan setelah bangun tidur, diketahui pasien memiliki riwayat diabetes. Saat dilakukan pemeriksaan kesadaran komposmentis, tanda vital, TD: 180/120 mmHg, N: 112 x/menit, R: 23 x/menit T: 36,7°C, refleks babinski (-), berdasarkan data pengkajian di atas, wanita tersebut dapat dklasifikasikan mengalami serangan stroke jenis:
a. Stroke hemoragik
b. Stroke non hemoragik
c. Stroke komplit
d. Stroke involusi
e. Contusio serebri

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 2-5
Tn X. 60 tahun MRS tanggal 10 Januari 2013  jam 10 pagi dengan riwayat kelemahan pada tangan dan kaki kiri sesaat sesudah bangun tidur jam 7 pagi, dari pemerikaan fisik ditemukan TD 160/100 mmHg, R 18 x/menit, nadi 100 x/menit, T 37°C, kesadaran komposmentis, refleks babinsky (-), wajah asimetris, riwayat penyakit mengalami diabetes melitus pada catatan perkembangan 1 hari selanjutnya  pemeriksaan fisik ditemukan  E2M3V3, muntah negatif (-), suara napas stridor/gurlik, TD 150/90 mmHg, T 38°C, N 100 x/menit, R 16x/menit, skala kekuatan otot ekstrimitas kanan 5 dan kiri 2.

2. Kemungkinan pasien mengalami ;
a. Stroke hemoragik
b. Contusio serebri
c. Intracerebral hemorrhage
d. Trombosis serebral
e. Transient ischemic attack

3. Dari data pengkajian prioritas utama diagnosa keperawatan yang dapat diangkat ;
a. Gangguan rasa nyaman nyeri b/d edema otak
b. Pola nafas tidak efektif b/d penumpukan sekret
c. Perubahan perfusi jaringan otak b/d sumbatan pembuluh darah otak
d. Kerusakan mobilitas fisik b/d kelumpuhan
e. Perubahan metabolisme b/d peningkatan suhu tubuh

4. Tindakan keperawatan sehubungan dengan diagnosa tersebut ;
1. Kaji dan observasi TTV dan status neurologis
2. Pelihara jalan nafas tetap terbuka/paten
3. Letakan posisi kepala pasien sedikit lebih tinggi
4. Atasi peningkatan suhu tubuh pasien

5. Kolaborasi obat-obatan yang rasional untuk pasien ;
1. Pemberian aspilet
2. Pemberian nicholin
3. Pemberian clapidogrel
4. Pemberian cefotaxim

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 6-11
Tn M umur 69 tahun masuk RS dengan keluhan tidak bisa bicara, sebelumnya jatuh di kamar mandi. Membuka mata bila dipanggil perawat, dapat menggerakan tangan dan kaki kiri melawan tahanan perawat, dapat diajak bicara walaupun agak acuh dan kacau, ekstrimitas atas dan bawah kanan kekuatan ada kontraksi tetapi sulit menggerakan sendi, pelo, disfagia, babinsky negative, TD 150/100 mmHg, nadi 90 x/mnt, RR 22 x/mnt, T 36,5 C, kolesterol total 300 mg/dl, trigliserida 240 mg/dl, CT scan tidak ada perubahan struktur otak ;

6. Skala koma Glasgow pasien tersebut adalah?
a. E4M6V5
b. E3M6V4
c. E4M5V3
d. E2M5V2
e. E4M3V4

7. Deskripsi kesadaran pasien adalah?
a. Komposmentis
b. Apatis
c. Somnolen
d. Koma
e. Stupor

8. Deskripsi gangguan motorik pasien ;
a. Manoplegi
b. Hemiplegi                          
c. Paraplegi
d. Quadriplegi
e. Paramecia

9. Membuka mata bila dipanggil perawat, dapat menggerakan tangan dan kaki kiri melawan tahanan perawat, dapat diajak bicara walaupun agak acuh dan kacau, ekstrimitas atas dan bawah kanan kekuatan ada kontraksi tetapi sulit menggerakan sendi, pelo,kolesterol total 300 mg/dl, trigliserida 240 mg/dl, merupakan data masalah
a. Gangguan persepsi sensoris   
b. Kerusakan mobilitas fisik         
c. Perubahan perfusi jaringan serebral
d. Resiko kerusakan fungsi menelan
e. Pola nafas tidak efektif

10. Dari data pengkajian prioritas utama diagnosa keperawatan yang dapat diangkat ;
a. Perubahan metabolisme b/d peningkatan suhu tubuh
b. Gangguan komunikasi b/d pelo
c. Perubahan perfusi jaringan otak b/d sumbatan pembuluh darah otak
d. Kerusakan mobilitas fisik b/d kelumpuhan
e. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d susah menelan

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 11-15
Pasien X dengan trauma kepala, status kesadaran E2M2V1, pupil dilatasi ipsilateral, TD 190/70 mmHg, nadi 60 x/menit teratur dan kuat, pernafasan 10 x/menit dengan type sternous dan dalam, suhu tubuh 38° C, mengeluh nyeri kepala, muntah, terdapat udema dan memar periorbital, penggoresan telapak kaki menghasilkan respons ekstensi ibu jari kaki deisertai dengan mengembangnya jari-jari kaki.

11. Jenis trauma kapitis ;
a. Minor
b. Ringan
c. Sedang
d. Berat
e Major

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat

12. Status peningkatan TIK pasien adalah merupakan termasuk dalam fase?
a. Tahap kematian
b. Tahap herniasi unnkus                             
c. Tahap kompensasi
d. Tahap dekompensasi
e. Tahap imbalance

13. Tanda-tanda terjadi peningkatan TIK yang disebut dengan trias Kocher-Cushing meliputi, kecuali?
a. Nadi 60x/menit
b. Pola napas dalam dan sternous
c. Dilatasi pupil ipsilateral
d. TD sistolik 190 mmHg

14. Dari gejala dan tanda dari pemeriksaan ; mengeluh nyeri kepala, muntah, terdapat udema dan memar periorbital, penggoresan telapak kaki menghasilkan respons ekstensi ibu jari kaki deisertai dengan mengembangnya jari-jari kaki, kemungkinan pasien mengalami?
a. Infeksi jaringan otak
b. Perdarahan intrakranial
c. Gegar otak ringan
d. Kekurangan oksigen pada otal
e. Keracunan

15. Penatalaksanaan untuk pasien dalam kasus tersebut adalah?
1. Atur posisi kepala tanpa bantal dan tidak rotasi
2. Kolaborasi pemberian ; manitol, kostikosteroid
3. Tinggikan kepala tempat tidur 15° - 30°
4. Pantau dan evaluasi perkembangan kesadaran

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 16-18
Tn S. 25 tahun mengalami trauma pada medulla spinalis 3 hari yang lalu, dari pemeriksaan fisik ditemukan penurunan sensasi sensorik pada area anterior paha, kaki bagian atas, posterior kaki, reflek anal (-), distensi abdomen, bunyi usus (-), flatus (-), belum b.a.b, makan (+), kadang muntah. Diagnostik ; Ro ; ada lesi setingkat T11, L1-L4, S2-S5, ekstrimitas bawah kiri dan kanan tidak ada kontraksi

16. Deskripsi gangguan motorik yang dialami klien pada kasus tersebut adalah?
a. Hemiplegia
b. Hemiparese
c. Paraplegia
d. Quadriplegia
e. Paramecia

17. Gangguan bowel yang nantinya akan dialami pada klien adalah?
a. Inkontinentia alvi
b. Imfaction
c. Ileus paralitik
d. Diarhea
e. Retensio urin

18. Diagnosa keperawatan Gangguan fungsi seksualitas, dapat divalidasi dengan data objektif berupa, kecuali?
a. Muntah
b. Penurunan sensasi motorik area anterior bagian paha
c. Ro ; lesi pada S2-5
d. Tidak adanya kontraksi ekstrimitas bawah kanan dan kiri
e. Refleks anal (-)

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan tentang Keracunan

19. Ny. R (48) tahun mengeluh nyeri pinggang dan sepanjang tungkai kanan dengan skala 8, kelemahan tidak bisa beraktifitas. Riwayat kesehatan bekas jatuh. Diagnosa dokter HNP.
Di bawah ini merupakan penatalaksanaan kolaborasi definitif dari cidera medula spinalis fase akut yaitu?
a. Pelaksanaan terapi untuk pemulihan terhadap fungsi neurologis
b. Terapi steroid, nomidipin/dopamin untuk perbaikan aliran darah
c. Mempertahankan perfusi jaringan
d. Dengan imobilisasi kasus cidera tak stabil
e. Tindakan operasi lebih awal sebagai indikasi dekompresi neural.

20. Pasien X mengalami kecelakaan lalu lintas tabrakan dan jatuh dari motor. Terdapat luka pada wajah dan mulut mengeluarkan darah. Penanganan pertama ditempat kejadian pada pasien (cidera kepala) adalah?
a. Kepala ditinggikan
b. Dilakukan head tilt dan chin lift
c. Berikan perban pada bagian spinal
d. Korban di mobilisasi pada papan spinal (punggung), dengan kepala dan leher dalam posisi netral, untuk mencegah cidera komplit.
e. Lakukan choking

Nah itulah tadi contoh soal keperawatan tentang sistem saraf pada manusia. Bagaimana setelah membaca soal-soal di atas? Cukup pusing bukan? Materi tentang neurologi memang cukup susah namun jika belajar dengan giat tentunya sangat mudah dalam memahaminya. Oleh karena itu sering-seringlah berlatih menjawab soal-soal seperti ini. Untuk soal-soal yang lain dapat anda lihat DISINI. Nanti fahrinheit akan berbagi soal-soal lainnya yang lebih terupdate. Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat.
Fahrin Nizami
Fahrin Nizami

"Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments