Contoh Pantun Idul Fitri 1440 Hijriyah Terbaru Tahun 2019

Contoh Pantun Idul Fitri 1440 Hijriyah Terbaru Tahun 2019

Contoh Pantun Idul Fitri - Fahrinheit, Tak terasa, sebentar lagi ramadhan tiba. Setelah ramadhan, idul fitri yang banyak dinanti kembali hadir dengan segala keramaian dan kunjungan silaturahim. Sanak saudara saling mengunjungi sambil memohon maaf jika memang ada salah. Lalu, bagaimana jika jarak membentang memisahkan? Hingga tidak mampu mendekat untuk hanya sekedar mengulurkan tangan, bersalaman dan meminta maaf.

Contoh-pantun-idul-fitri
Tidak perlu bersedih. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk tetap menjalin silaturahim. Apalagi dengan teknologi yang cukup canggih kita dapat mengucapkan idul fitri melalui SMS ataupun telpon. Selain itu juga bisa melalui berbagai sosial media yang kita punya seperti Whatsapp, Facebook, Instagram dan lain-lainnya. Biasanya dalam mengucapkan odul fitri melalui sosial media atau SMS kita melampirkan kata-kata mutiara ataupun pantun. Nah bagi kalian yang mencari contoh pantun idul fitri berikut ini fahrinheit memiliki beberapa pantun yang bisa dimanfaatkan untuk saling berkirim pesan dan menghantarkan salam hangat untuk keluarga jauh. Langsung saja berikut ini beberapa contoh pantun idul fitri :

Siang-siang makan soto babat, di atas atap
Lalu turun mojok di kantin
Meskipun tangan tak mungkin menjabat, dan mata tak bisa menatap
Kami haturkan mohon maaf lahir dan batin

Buah duren enaknya dibelah
Dimakan sama buah pepaya
Jika kami ada salah
Mohon dimaafin ya

Mandi buih sampe berbusa
Pake detergen seperti biasa
Jika kami banyak salah dan dosa
Saling memaafkan enak dirasa

Muter kota naik delman
Nyampe di rumah masakannya jadi gosong
Habis nanti kita salaman
Salah dan khilaf jadi kosong-kosong
Taqobbalallahu minna waminkum
Selamat Idul Fitri 2019

Rujak mangga ulekannya bu Ririn
Biar tambah mantep dikasih kedondong
Aduh uwak, jangan cuma dipamerin
Bagi opor ayamnya dong

Bangun rumah pake batu bata
Motong bambunya pake belati
Meskipun lebaran jauh di mata
Tapi angpaonya selalu dekat di hati

Jalan ke sungai ketemu buaya
Jangan lupa petik buah kelapa
Meski jauh saat hari raya
Niat hati pengen nak jumpa

Pergi haji berbarengan
Jangan terlepas saat thawaf
Sebelum amplop sampai di tangan
Kami haturkan segala pinta maaf atas salah yang khilaf
Minal 'Aidin Wal Faidzin
Selamat Idul Fitri 1440 H

Baca Juga : Contoh Pantun Idul Adha Terbaru

Nah itulah beberapa contoh pantun idul fitri dalam bahasa Indonesia. Di negara kita, beragam suku budaya dengan beragam pula bahasanya. Seperti di Jawa. Pantun dalam bahasa jawa disebut parikan. Dari kata "parik" yang artinya berjejer. Maksudnya, diksi irama sama di akhir kalimat sebagai sebuah seni yang sangat indah.

Bagi anda yang mencari contoh pantun idul fitri dalam bahasa jawa, berikut ini fahrinheit ada beberapa contoh pantun idul fitri dalam bahasa jawa. Bagi orang jawa, wajib baca!
Nyemplung kali disasar boyo
Langsung mlayu nganti tekan gapuro
Sak sampunipun ibadah riyoyo
Kulo sakeluarga nyuwun pangapuro

Sego dibungkus janur jenenge kupat
Enak dipangan karone godong koro
Nek menawi wonten lepat
Kulo nyuwun agungin pangapuro

Lemah garing lemah teles
Yen ono sing apik, gusti Alloh dewe sing bakalan bales

Tuku sate ning warunge pak yadi
Tambah gule ning warunge bu titin
Kulo ngaturaken sugeng riyadi
Mohon maaf lahir dan batin

Sebetulnya, bagaimana sejarah dari pantun itu sendiri? Mengapa meskipun berbeda suku, pantun hampir menjadi budaya yang sama pada beberapa suku. Seperti suku betawi, padang, jawa, bugis, sunda, dan berbagai suku lainnya?

Dari berbagai sumber, pantun berasa dari bahasa minang yang artinya petuntun. Sedangkan pantun sendiri pertama ditemukan oleh Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda Riau. Maka dari itu, pantun justru lebih banyak dipakai oleh orang-orang melayu.

Dimana-mana pantun berisi sampiran dan isi. Sampiran hanya sebagai kalimat awalan untuk menyamakan akhir bunyi kalimat pada baris isinya. Pantun juga disebut puisi lama dengan keindahan iramanya. Bagi adat betawi, pantun sangat penting digunakan ketika ada acara nikahan. Dimana digunakan sebagai acara palang pintu. Calon pengantin pria beserta tamunya hanya diperbolehkan masuk jika mampu membalas pantun dari tuan rumah atau calon pengantin perempuan.

Baca Juga : Contoh Pantun Penutup Pidato yang Lucu

Di Melayu sendiri, pantun banyak jenisnya. Ada pantun nasehat, pantun jenaka, pantun teka teki, dan pantun lainnya. Masing-masing jenis ini dibedakan menurut isinya. Pantun jenaka berisi komedi yang bisa membuat tertawa bagi pendengarnya. Pantun nasehat berisi untaian nasehat hidup yang sangat berguna namun dikemas dengan diksi bahasa pantun yang bagus. Sedangkan pantun teka-teki berisi tebak-tebakan yang meminta lawannya untuk menebak dengan menggunakan pantun juga. Itulah beberapa contoh pantun idul fitri beserta sejarah bagaimana awal mula pantun ada. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.
Fahrinheit
Fahrinheit

"Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments