Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Anak

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Anak

Contoh Soal Keperawatan Anak - Fahrinheit, Hai sobat perawat, bagaimana kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja dan dapat melayani kesehatan dengan optimal ya. Sudah lama fahrinheit tidak berbagi contoh contoh soal uji kompetensi. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini fahrinheit akan berbagi kembali mengenai contoh-contoh soal uji kompetensi keperawatan anak. Keperawatan anak merupakan salah satu materi pokok yang wajib dipelajari oleh perawat sehingga sering dimunculkan pada soal-soal uji kompetensi. Keperawatan anak sendiri tentunya berbeda pada keperawatan umumnya karena adanya perlakuan khusus kepada pasien anak.

Untuk soal uji kompetensi keperawatan anak ini fahrinheit sediakan sebanyak 37 soal. Tentunya cukup membuat anda pusing untuk berlatih bukan. Namun jika kalian sudah mempelajari materi keperawatan anak dengan cermat tentunya akan mudah pada saat menjawab soal-soal di bawah ini nantinya. Bagaimana apakah anda sudah tidak sabar berlatih menjawab soal-soal berikut? Tetapi sebelum menjawab soal-soal di bawah ini, sama seperti sebelumnya ada baiknya anda membaca petunjuk menjawab soal terlebih dahulu di bawah ini:
Petunjuk Menjawab Soal
  1. Siapkan alat tulis dan kertas selembar untuk menulis jawaban
  2. Siapkan dan pasang timer dalam waktu 37 menit
  3. Usahakan menjawab 1 soal dalam 1 menit
  4. Jawaban terdiri dari abjad A, B, C, D dan E
  5. Pray First !

Nah itulah petunjuk menjawab soalnya. Apakah anda sudah siap? Sekarang silahkan pasang timer atau alarm anda selama 37 menit dan mulailah menjawab soal soal di bawah ini. Good Luck!

1. Seorang anak laki-laki, usia 1 bulan, datang ke puskesmas untuk melaksanakan imunisasi. Ibu dari anak tersebut mengatakan dia datang ke puskesmas karena disuruh bidan, padahal dia takut kalau anaknya diimunisasi akan mengalami masalah kesehatan.
Apakah pendidikan kesehatan yang harus disampaikan pada orangtua tentang kejadian pasca imunisasi usia 1 bulan tersebut?
a. Demam tidak tinggi
b. Erupsi kemerahan tidak menular, pilek
c. Timbul bisul di bekas tempat suntikan mengalami ulserasi 2-4 bulan
d. Demam tinggi & rewel, tempat suntik kemerahan, nyeri & bengkak selama 2 hari
e. Demam yang tidak tinggi, tempat penyuntikan timbul bengkak, nyeri sendi dan mual

2. Seorang bayi perempuan, usia 3 hari, lahir prematur dengan berat badan 1500 gram, dengan usia kehamilan 28 minggu. Bayi dirawat di inkubator dengan suhu 320C, suhu tubuh bayi 36,60C. Bayi belum bisa mengisap dan menelan dengan baik. Tampak bengkak pada tempat pemasangan infus.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang dilakukan pada kasus tersebut?
a. Memberikan kesempatan pada orangtua untuk menjenguk bayinya
b. Penggunaan anestesi local saat pemasangan infus
c. Pemasangan OGT dengan teknik aseptic
d. Pengukuran suhu tubuh setiap 6 jam
e. Melepaskan infus yang bengkak

3. Seorang anak perempuan, usia 4 tahun, berat badan 18 kg, dengan diagnosa medis diare. Berat badan sebelum sakit adalah 19 kg. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37,8 derajat C, nadi 100 x/menit, pernafasan 30 x/menit, turgor kulit kembali lambat, anak sering merasa haus. Dari data tersebut maka berapakah kebutuhan cairan anak tersebut?
a. 1300 cc                        
b. 1350 cc
c. 1400 cc                                
d. 1450 cc
e. 1500 cc

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan tentang Resusitasi Cairan

4. Seorang bayi, usia 5 hari, usia gestasi 32 minggu dengan berat badan 2200 gram. Bayi tampak ikterus pada seluruh tubuhnya. Bayi mendapat fototerapi.
Apakah tindakan keperawatan yang menjadi prioritas untuk mencegah kerusakan integritas kulit pada kasus diatas?
a. Mengkaji tanda-tanda dehidrasi
b. Monitor intake dan output cairan
c. Monitor kadar bilirubin 4 – 8 jam
d. Merubah posisi bayi secara berkala
e. Monitor temperatur bayi tiap 2 jam

5. Seorang anak laki-laki, usia 8 tahun, masuk RS dengan keluhan lemas, klien tampak pucat pada muka, konjungtiva anemis, tampak sangat pucat. Hasil pemeriksaan darah didapatkan Hb 8 mg/dl, eritrosit 2 jt/µL, leukosit 500/µL, trombosit 12000/µL.
Apakah penyuluhan kesehatan yang harus diberikan pada kasus tersebut?
a. Perawatan anak diruang isolasi
b. Pemberian cairan yang cukup
c. Pentingnya hand hygiene
d. Penggunaan antipiretika
e. Pembatasan aktivitas

6. Seorang anak laki-laki, usia 6 tahun, didiagnosa menderita leukemia, dan sekarang sedang menjalani kemoterapi, dia mengalami muntah-muntah, tidak selera makan, diare dan mukositis.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus diberikan pada anak tersebut?
a. Hindari pemajanan sinar matahari
b. Dorong peningkatan masukan cairan
c. Tekankan pentingnya kebersihan kulit
d. Dorong perawatan gigi menggunakan flourida
e. Dorong cairan dan makanan yang dapat ditoleransi anak, sedikit tapi sering

7. Seorang anak perempuan dibawa ke poli tumbuh kembang untuk dilakukan pemeriksaan dan stimulasi tumbuh kembang, karena sampai sekarang anak tersebut masih belum dapat tengkurap. Pemeriksaan dilaksanakan tanggal 27 Agustus 2018, dan anak tersebut dilahirkan dengan cara SC pada tanggal 20 Oktober 2017.
Berapakah usia anak tersebut saat ini?
a. 10 bulan
b. 11 bulan
c. 1 tahun
d. 1 tahun 1 bulan
e. 1 tahun 2 bulan     

8. Seorang anak, dirawat dirumah sakit, dan menunjukkan rasa tidak senang dengan cara menolak kehadiran saudaranya dan menarik diri saat diajak oleh perawat untuk bermain.
Pada tahap tumbuh kembang apakah ciri-ciri reaksi yang ditunjukkan oleh anak tersebut?
a. Bayi
b. Toddler
c. Pra sekolah
d. Sekolah
e. Remaja
 
9. Sekelompok anak usia 4 tahun, bermain di suatu ruangan, mereka masing-masing bermain dengan saling meminjam barang mainan yang satu dengan yang lain, tetapi mereka tidak bekerjasama.
Apakah klasifikasi bermain pada kasus tersebut?
a. Parallel play
b. Solitary play
c. Assosiatif play
d. Cooperatif play
e. Dramatic role play
 
10. Bayi usia 4 bulan, baru belajar merangkak, datang ke rumah sakit dibawa orangtuanya. Keluhan yang mereka sampaikan adalah bayinya sering mengalami lebam-lebam dan kebiruan pada daerah pinggul, siku dan lutut.
Dilihat dari keluhan tersebut, manifestasi yang tampak pada anak tersebut adalah...
a. Hematom                
b. Hematuria
c. Hemoptisis
d. Hemartrosis
e. Hematemesis

11. Seorang anak laki-laki, usia 10 tahun, sejak 3 bulan yang lalu mengeluh kedua kakinya sakit, sulit untuk berjalan, badan terasa cepat lelah dan lemah. Ibunya mengatakan anaknya mengalami penurunan nafsu makan, dan berat badan turun 5 kg sejak sakit, hanya berbaring di tempat tidur, sampai saat ini belum ada dibawa ke petugas kesehatan.
Apakah prioritas masalah keperawatan yang muncul pada kasus diatas ?
a. Nyeri
b. Kerusakan mobilitas fisik
c. Kurang volume cairan tubuh
d. Kurang pengetahuan orangtua
e. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

12. Seorang anak laki-laki usia 6 tahun, penderita thalassemia β, mengeluh cepat lelah dan pusing, kulit tampak menghitam, perut buncit, saat dilakukan palpasi teraba keras di perut kiri atas. Anak masuk rumah sakit setiap bulan untuk mendapatkan transfusi darah sejak usia 1 tahun. Anak juga selalu mengkonsumsi obat untuk khelasi besi.
Apakah komplikasi yang ditemukan pada kasus tersebut ?
a. Ikterik
b. Cepat lelah
c. Splenomegali
d. Facies Cooley
e. Deformitas tulang

13. Seorang anak laki-laki, usia 4 bulan, datang ke UGD dibawa oleh ibunya. Ibu pasien mengatakan anaknya mengalami kebiruan mendadak saat menangis, terutama pagi hari, dan sejak lahir didiagnosa dengan kelainan jantung.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus diberikan pada kasus tersebut?
a. Pemberian ASI
b. Pemberian oksigen
c. Pemberian posisi knee chest
d. Pengaturan posisi semi fowler
e. Kolaborasi pemberian morfin

14. Pada seorang anak laki-laki, usia 7 tahun, didiagnosa mengalami kelainan jantung sejak lahir, saat ini anak tersebut mengeluh batuk-batuk berdahak. Hasil pemeriksaan fisik terdengar ronki pada seluruh area paru.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada kasus tersebut ?
a. Suctioning
b. Postural drainage
c. Latihan batuk efektif
d. Perubahan posisi tidur
e. Pemberian makan melalui NGT

15. Seorang anak, usia 2 tahun, datang dibawa orangtua ke UGD RS Fahrinheit dengan keluhan muntah-muntah, badan panas, suhu tubuh 38,50C dan tadi pagi anak kejang 2 kali selama kurang lebih 5 menit tiap kali kejang. Saat kejang, pada awalnya tangan anak kaku dan diikuti badan anak kaku, anak tidak menyahut saat dipanggil.
Apakah yang dialami oleh anak pada kasus diatas ?
a. Epilepsi
b. Kejang demam
c. Kejang demam plus
d. Kejang demam kompleks
e. Kejang demam sederhana

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat

16. Seorang anak laki-laki, usia 5 tahun, penderita tumor wilm’s datang ke rumah sakit dengan keluhan sering tidak enak badan, tidak ada nafsu makan, mengalami penurunan berat badan 10 kg dalam 1 bulan terakhir, merasa cepat lelah.
Apakah prioritas diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a. Keletihan                             
b. Risiko infeksi
c. Keputusasaan
d. Risiko gangguan tumbuh kembang
e. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

17. Seorang anak perempuan, usia 3 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan awal mengalami batuk pilek, mual, muntah, pusing dan nyeri tenggorokan. Tidak berapa lama, anak mengalami kekakuan pada otot leher dan tulang belakang, dan tidak bisa menggerakan tubuhnya.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada kasus tersebut ?
a. Isolasi ketat       
b. Pengaturan posisi
c. Pencegahan aspirasi
d. Kolaborasi fisiotherapi
e. Pemberian cairan per oral

18. Seorang anak perempuan, usia 3 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan awal mengalami batuk pilek, mual, muntah, pusing dan nyeri tenggorokan. Tidak berapa lama, anak mengalami kekakuan pada otot leher dan tulang belakang, dan tidak bisa menggerakan tubuhnya
Apakah yang harus dievaluasi pada kasus tersebut?
a. Kontraktur minimal
b. Tidak terjadi aspirasi
c. Tidak terjadi dekubitus
d. Pemahaman orangtua tentang penyakit
e. Cairan yang masuk dan yang keluar seimbang

19. Seorang anak perempuan, usia 2 tahun dengan diagnosa menderita meningitis. Keluhan yang disampaikan orangtua adalah anak demam, mulai mengalami penurunan kesadaran, tidak mau makan, kalau menangis sering melengking, orangtua tampak cemas dengan keadaan anak. Hasil pemeriksaan didapatkan tekanan CSF 300 mmH2O, leukosit 10.000 mm3, protein 300 mg/dl, glukosa 30 mg/dl.
Apakah prioritas diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus di atas?
a. Hipertermi
b. Perubahan proses keluarga
c. Perubahan perfusi jaringan serebral
d. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
e. Risiko kerusakan integritas kulit : dekubitus

20. Tindakan keperawatan apakah yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan tekanan intracranial pada anak tersebut?
a. Ubah posisi kepala tiap 2 jam
b. Berikan makanan melalui NGT
c. Kaji adanya muntah dan kejang
d. Berikan posisi kepala miring (ke kiri/kanan)
e. Monitor pertambahan lingkar kepala secara periodik

21. Seorang bayi berusia 10 bulan menderita bintik-bintik merah di pantatnya, dibawa oleh ibunya ke Poli Anak sebuah Puskesmas untuk berobat. Menurut ibunya bayi selalu menggunakan popok disposible (diaper) terutama saat dibawa bepergian. Berdasarkan hasil pemeriksaan ternyata menderita ruam popok atau diaper rash
Manakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi masalah tersebut? 
a. Taburi bedak sebelum dipasang
b. Ganti setelah BAB atau kalau sudah penuh
c. Gunakan tissue basah untuk membersihkan kotoran
d. Pilihlah bahan yang terbuat dari plastik yang kedap air
e. Bokong bayi dicuci dengan menggunakan air sabun detergen

22. Seorang anak dengan umur 5 tahun dibawa  ke Rumah Sakit dengan keluhan batuk dan sesak nafas, serta Diare. Perawat mengkaji data diperoleh klien  tidak mau minum serta makan, saat diberi makan terjadi muntah, tanda-tanda vital frekuensi pernapasan : 34 x/menit, nadi 130 x/menit, suhu tubuh : 39,5 derajat C, saat auskultasi didapatkan bunyi nafas krekels.
Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat?
a. Berikan oksigen
b. Monitor pola nafas
c. Berikan bronkodilator
d. Ajarkan klien batuk efektif
e. Berikan nutrisi yang adekuat
       
23. Seorang bayi tampak menggerakkan kedua ekstremitasnya berupa ekstensi dan abduksi  saat dia menunjukkan ekspresi terkejut.  Reflex ini sangat menonjol pada usia 2 bulan dan menghilang pada usia 3-4 bulan.
Refleks apakah yang dijumpai pada bayi tersebut ?     
a. Gag
b. Moro
c. Rooting
d. Sucking
e. Tonic neck

24. Seorang bayi berusia 8 bulan mengalami gangguan proses pernapasan yang ditandai dengan adanya tacypnea, retraksi sternal, krekels inspirasi pernapasan cuping hidung dan sianosis.
Apakah prioritas masalah keperawatan pada bayi tersebut ?
a. Pola nafas tidak efektif
b. Gangguan pertukaran gas
c. Gangguan perfusi jaringan periper
d. Gangguan perfusi jaringan serebral
e. Tidak efektif kebersihan jalan napas

25. Seorang anak laki-laki  berumur 9 bulan dibawa ibunya ke klinik tumbuh kembang anak untuk melakukan imunisasi dan pemeriksaan kesehatan lainnya. Anak tersebut tampak aktif ketika diajak bercanda terutama saat bermain cilukba, dia akan tertawa dengan riangnya, kadang-kadang masih suka memasukkan jari ke mulutnya.
Manakah tahapan Psikoseksual menurut Sigmund Freud pada anak tersebut?
a. Oral
b. Anal
c. Laten
d. Phallic
e. Genital
     
26. Seorang anak berusia 3 tahun sedang mengalami diare. Anak tersebut buang air besar lebih dari 6 kali sehari, cair tanpa ampas. Keluarga tidak memperdulikan hal tersebut. Keluarga berpendapat bahwa diare pada anak adalah pertanda kemampuan anak akan bertambah.
Apakah pendidikan kesehatan yang harus diberikan pada kasus tersebut?
a. Mengajarkan tentang diare
b. Memenuhi keinginan anak agar tidak rewel
c. Mengajarkan cara cuci tangan yang baik dan benar
d. Menganjurkan keluarga mencatat banyaknya cairan yang keluar
e. Menganjurkan tetap memberikan makan dan minum sebaik mungkin

27. Seorang anak, usia 9 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, terdapat patah tulang terbuka pada bagian tibia dan fibula serta perdarahan yang cukup hebat. Anak tersebut segera dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil ambulance.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?
a. Menjaga jalan nafas
b. Memantau tanda vital
c. Memberikan kompres
d. Menghentikan perdarahan
e. Meninggikan ektremitas yang terkena

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan tentang Resusitasi Jantung Paru

28. Ibu dari seorang pasien anak umur 7,7 tahun mengeluh kepada perawat tentang keadaan anaknya yang tidak mau makan, BAB cair sebanyak 6x sejak pagi dan muntah-muntah sebanyak 5x. Anak tampak rewel dan lemah, mata tampak cekung, turgor kulit kembali >2 detik, dan mukosa bibir tampak kering.
Apakah prioritas masalah keperawatan pada kasus tersebut?
a. Hipertermi
b. Cemas pada orangtua
c. Gangguan rasa nyaman
d. Kekurangan volume cairan
e. Nutrisi kurang dari kebutuhan

29. Seorang anak, usia 9 tahun telah dirawat di rumah sakit selama 2 hari dengan diagnosa medis Kejang Demam. RR = 26x/menit, T = 38,5⁰C dan anak tampak lemah dan gelisah.
Apakah prioritas tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
a. Anjurkan ibu untuk memakaikan pakaian yang tipis pada anak
b. Anjurkan ibu memberikan anak banyak minum
c. Lakukan tekhnik distraksi dan relaksasi
d. Berikan nutrisi dengan gizi seimbang
e. Berikan kompres hangat
       
30. Seorang anak laki-laki usia 9 tahun telah dirawat di rumah sakit selama 2 hari dengan diagnosa medis diare. Keadaan umum tampak baik, nafsu makan (+).
Apakah pertanyaan yang tepat untuk mengevaluasi keadaan anak tersebut?
a. Berapa kali anak BAB hari ini?
b. Apakah ada perasaan sakit perut?
c. Apakah ada perasaan mual dan muntah?
d. Apakah anak tidur nyenyak tadi malam ?
e. Berapa kali anak makan dalam sehari selama dirawat di rumah sakit

31. Sepasang suami istri memberikan hadiah ulang tahun putrinya genap berusia 4 tahun berupa balok  warna untuk bermain. Indah, demikian nama sang anak sangat gembira dan langsung menyusun berbagai macam balok membentuk bangun segiempat dan segitiga sambil menyebut warna balok yang dipegangnya.
Apakah yang dapat distimulasi melalui permainan tersebut ?
a. Bahasa
b. Kognitif
c. Motorik kasar
d. Motorik Halus
e. Tingkah laku social

32. Seorang Ibu terkejut saat anaknya yang berusia 5 tahun pulang sekolah dan pandai menirukan ucapan temannya yang bernada tidak sopan. Sang ibu kemudian menasihati anaknya agar tidak menggunakan kata-kata itu lagi.
Aspek perkembangan apakah yang terkait dengan kasus tersebut ?
a. Perkembangan sosial
b. Perkembangan motorik
c. Perkembangan kognitif
d. Perkembangan sensorik
e. Perkembangan kreatifitas

33. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dirawat di ruang anak RS dengan keluhan demam sudah 2 minggu, mengeluh nyeri kepala, mual, tidak ada nafsu makan. Hasil pengkajian : suhu 37,5ᵒC, nadi 94x/mt, nafas 28x/mt, lidah tampak ditutupi selaput putih kotor, keadaan umum tampak lemah dan lesu, BB turun 4 kg.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?
a. Mengobservasi dan mencatat intake dan output
b. Memonitor tanda-tanda kekurangan cairan dan kekurangan nutrisi
c. Menganjurkan untuk menghindari melakukan aktivitas yang berlebihan
d. Melaksanakan kolaborasi dalam pemberian vitamin dan suplemen nutrisi
e. Menganjurkan pada orang tua memberikan makanan dengan porsi kecil tapi sering

34. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun, BAB cair, mencret sering, popok terpasang, anak rewel, turgor kulit baik, intake cairan adekuat, infus terpasang.
Apakah tindakan perawatan yang paling tepat yang diberikan pada kasus tersebut?
a. Pemberian rasa nyaman
b. Pencegahan iritasi perianal
c. Pencegahan komplikasi diare
d. Pemenuhan kebutuhan bermain
e. Pemenuhan cairan dan elektrolit

35. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dirawat di ruang anak RS dengan keluhan sudah 2 minggu demam, nyeri kepala, mual, tidak ada nafsu makan. Hasil pengkajian : suhu 37,5ᵒC, nadi 94x/mt, nafas 28x/mt, lidak tampak  ditutupi selaput putih kotor, keadaan umum tampak lemah dan lesu,  selama sakit BB turun 4 kg.
Apakah implementasi yang tepat untuk kasus diatas ?
a. Mengobservasi dan mencatat intake dan out put
b. Memonitor tanda-tanda kekurangan cairan dan kekurangan nutrisi
c. Menganjurkan untuk menghindari melakukan aktivitas yang berlebihan
d. Melaksanakan kolaborasi dalam pemberian vitamin dan suplemen nutrisi
e. Menganjurkan pada orang tua memberikan makanan dengan porsi kecil tapi sering

36. Seorang anak laki-laki, usia 7 tahun dirawat di RS dengan keluhan demam tinggi, pada saat pengkajian ibu klien menyatakan anak mengeluh nyeri kepala, tidak nafsu makan, badan teraba panas, klien terlihat lemah. mulut kering dan berbau tidak sedap, bibir pecah-pecah berbau tidak sedap, lidah kotor, perut kembung, suhu 400C, frekuensi nadi 120 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit.
Apakah tindakan keperawatan yang harus diberikan segera pada kasus tersebut?
a. Kompres hangat
b. Beri minum banyak
c. Lakukan terapi bermain
d. Berikan gliserin pada bibir
e. Beri makan porsi kecil dan hangat

37. Seorang anak laki-laki, 10 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri otot, tulang dan sendi,sakit kepala serta mual dan ada muntah.Hasil pengkajian: suhu 37°C, nadi : 86x/mt, nafas : 26x/mt, RL tes positif dan trombosit 100.000/mm3.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas ?
a. Monitor tanda-tanda vital, capillary refill dan sirkulasi ektremitas
b. Monitor tanda-tanda meningkatnya kekurangan cairan
c. Pertahankan intake dan output yang adekuat
d. Monitor pemberian cairan intravena
e. Monitor nilai laboratorium

Nah itulah tadi contoh soal uji kompetensi keperawatan anak. Bagaimana setelah menjawab soal-soal di atas? Apakah cukup mudah ataukah ada kesusahan saat menjawab soalnya? Jika ada yang belum anda pahami yuk kita berdiskusi di kolom komentar di bawah agar lebih paham. Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat bagi sobat perawat semua.
Fahrinheit
Fahrinheit

"Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments