Kumpulan Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat Beserta Kunci Jawabannya Chapter 3

Kumpulan Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat Beserta Kunci Jawabannya Chapter 3

Soal Ukom Perawat Gadar - Fahrinheit, Bagaimana sobat perawat apakah anda sudah sering berlatih menjawab soal-soal uji kompetensi yang fahrinheit sediakan sebelumnya. Jika anda sudah sering berlatih maka tentu anda akan mudah dalam menjawab soal-soal uji kompetensi nantinya. Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas contoh soal uji kompetensi keperawatan gawat darurat chapter 2. Bagi anda yang belum mengetahui, soal-soal uji kompetensi keperawatan gawat darurat yang fahrinheit bagikan ada lebih dari 100 soal. Oleh karena itu agar anda tidak pusing dalam berlatih karena harus menjawab 100 soal maka fahrinheit membaginya menjadi 4 chapter. Bagi anda yang ingin melihat chapter lainnya bisa mengklik tombol di bawah ini:

Soal-Uji-Kompetensi-Keperawatan-Gawat-Darurat
Nah pada kesempatan kali ini fahrinheit akan membagikan soal-soal uji kompetensi chapter 3. Untuk chapter 3 ini sendiri kami sediakan sebanyak 21 soal. Mungkin memang lebih sedikit dari chapter sebelumnya namun jangan salah karena soal-soal pada chapter 3 ini sendiri dibuat sedikit lebih rumit. Namun jika anda dapat berpikir kritis maka anda tentu dapat menjawabnya.

Apakah anda sudah tidak sabar untuk menjawab soal-soal di chapter 3 ini? Sama seperti sebelumnya agar anda lebih memahami dalam menjawab nantinya maka ada baiknya anda membaca petunjuk membaca soal yang ada di bawah ini:
Petunjuk
  1. Siapkan alat tulis dan kertas selembar untuk menulis jawaban
  2. Siapkan dan pasang timer dalam waktu 21 menit
  3. Simulasikan seperti anda sedang menjawab soal-soal uji kompetensi sebenarnya dan jawab 1 soal dalam 1 menit
  4. Jawaban terdiri dari abjad A, B, C, D dan E
  5. Jika ada jawaban pilihan 1, 2, 3, dan 4 maka anda disuruh memilih dengan jawaban : A. 1, 2 dan 3 benar B. 1 dan 3 benar C. 2 dan 4 benar D. 4 benar E. Semua jawaban benar / Semua jawaban salah.
  6. Pray First !

Nah itulah tadi petunjuk menjawab soal untuk soal-soal uji kompetensi di chapter 3 ini. Bagaimana apakah anda sudah siap? Jika anda sudah siap sekarang pasang timer atau alarm anda selama 21 menit dan mulailah menjawab soal-soal di bawah ini. Good Luck!

1) Pasien perempuan umur 45 tahun dengan riwayat Chronic Obstruktive Pulmonary Disease  (COPD) dijadwalkan pagi ini untuk tindakan histrectomy dengan general anestesi. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah resiko tidak efektifnya pola nafas. Manakah tujuan jangka pendek yang paling tepat untuk diagnosa tersebut?
a. Pasien bernafas tidak lebih dari 16 kali/ menit
b. Analisa gas darah pasien (AGD ) menunjukkan hasil yang normal
c. Pernafasan pasien kembali  24 kali/ menit
d. Pasien akan dapat melakukan kegiatan sehari – harinya sendiri
e. Mencegah eksaserbasi  COPD di rumah

2) Perawat melakukan perawatan pada pasien laki-laki umur 40 tahun dengan kanker paru, telah  di lakukan pemasangan water seal drainage/chest tube. Hasil pemeriksaan fisik di dapatkan tidak adanya udara (bubling) dan tidak ada penambahan cairan pada water seal Chambers sedangkan tidaling terlihat pada saat ventilasi. Apakah  penyebab udara (bubling) yang terdapat pada water seal Chambers berhenti?
a. Sirkuit water seal drainage  mengalami kebocoran
b. Paru-paru mengalami kolaps
c. Suction diset terlalu tinggi
d. Paru-paru kembali mengembang
e. Paru mengalami edema

3) Pasien laki-laki umur 54 tahun dengan cedera kepala di rawat di intensive care unit. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan hipercapnia dan mengalami penurunan kesadaran. Anda menduga bahwa pasien mengalami acute respirator failure. Manakah  hasil analisa gadar darah yang dapat mengkonfirmasi diagnosis tersebut?
a. PaO2  90 mmHg. PaCo2 38 mmHg
b. PaO2  47 mmHg, PaCo2 56 mmHg
c. HCO3  19 Meq/L, PH 7,47
d. HCO3  35 Meq/L, PH 7,50

4) Tn. A Kesadaran : Saporocoma, Keadaan umum : sakit berat, WSD terpasang : undulasi dan bubling  (+), slym (-), NGT (+), kateter urin (+), urine warna kuning pekat. Klien menggunakan otot bantu nafas dan pengembangan dada tidak simetris, Klien terpasang ventilator dengan mode SIMV, RR = 30x/menit, PEEP = + 5 cm H2O, FiO2 = 40%, Respiratory rate : 10 x/mnt, Vt : 400 cc. Respirasi : vesicular, Rh +/+. Wh -/-.Hasil AGD  pH  = 7.31; PaCO2 = 48;  PaO2 = 80; HCO3 = 24; SatO2 = 88%. Masalah keperawatan utama pada Tn. A adalah...
a. Gangguan pola napas
b. Resiko  gangguan pertukaran gas
c. Bersihan jalan napas tidak efektif
d. Gangguan curah jantung
e. Gangguan perfusi serebral

5) Tn. Fahrinheit Kesadaran : saporokoma dengan GCS E1M3V ETT, Keadaan umum : sakit berat, slym (+), NGT (+), kateter urin (+), urine warna kuning pekat. terpasang ventilator dengan mode PC 8, RR = 14 x/menit, PEEP = + 5 cm H2O, FiO2 = 40%, , Vt : 400 cc. Respirasi : vesicular, Rh +/+. Wh -/-. Pada akral dingin. TTV  TD : 120/ 80  N : 110 x/mnt . TTV TD : 120/80 mmHg N : 68 x/mnt S : 37 C. Tiba-tiba ventilator berbunyi dan ketika diperiksa ada penumpukan sekret pada ETT. Masalah keperawatan utama pada kasus di atas adalah...
a. Gangguan pola napas
b. Resiko  gangguan pertukaran gas
c. Bersihan jalan napas tidak efektif
d. Gangguan curah jantung
e. Gangguan perfusi serebral

6) Tn. Z, umur 38 tahun dengan penyakit paru kronik. Klien sesak dengan RR 36 kali permenit. Hasil analisa gas darah (AGD) menunjukkan pH = 7,33, PaO2 = 50 mmHg, PaCO2 = 40 mmHg. Jenis gagal napas yang terjadi pada Tn. Z adalah...
a. Gagal napas hiperkapnia
b. Gagal napas hipokapnia
c. Gagal napas hipoksemia
d. Gagal napas hiperoksemia
e. Gagal napas asidosis

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 7-10
Tanggal : 1 Agustus 2018
Inisial klien : Tn R, 55 tahun
Keluhan Utama SMRS (sebelum masuk rumah sakit): kejang-kejang.
Riwayat Sebelum MRS: Pasien kejang-kejang 4 jam smrs. 10 menit kejang tonik berulang ± 6x/ Busa(-). 1 hr smrs pasien mulai bicara tidak nyambung. Muntah (+), mual (+), demam (+). 8 bulan smrs pasien didiagnosa gagal ginjal disarankan untuk hemodialisa namun belum dilaksanakan karena masalah dana.
RPD (riwayat penyakit dahulu) : Sebelumnya pernah kejang, riwayat hipertensi sejak 3 bulan yang lalu.
Pengkajian
Primary Survey
A  : Jalan nafas bebas, tidak ada obstruksi / sumbatan. Terpasang gudel.
B  : RR = 30 x/menit
C  : TD = 180/100 mmHg, N = 80x/menit
D  : Kesadaran apatis
Data laboratorium
DPL jam 22.59.44 = Hb 5,2 ; Leukosit 16.400 ; Trombosit 150.000 ; Ureum 233 ; Creatinin 26,5 ; Albumin 3 ; GDS 201 ; Na 96 ; K 3,4.
Secondary Survey (Pemeriksaan fisik) :
Mata : Konjungtiva anemis +/+, sklera ikterik -
Ekstremitas : Akral kaki dingin, motorik lemah, edema -/-
Jantung : BJ I – II normal, mur-mur -, gallop -
Paru : Vesikuler, ronchi -/-, wheezing -/-
Abdomen : Datar, lemas, BU +, Hepar tidak teraba, ballotemen -/-

7) Sesuai data kasus di atas, fungsi hemodialisa pada Tn. R adalah...
1. Mengeluarkan produk-produk sisa metabolisme
2. Mengeluarkan kelebihan air
3. Membantu menjaga keseimbangan zat-zat kimia tubuh
4. Menurunkan tekanan darah

8) Jika pada Tn. R dilakukan hemodialisa, komponen yang berfungsi sebagai ginjal Tn R adalah...
a. Dialisat
b. Dializer
c. Mesin dialisis
d. Bexter
e. Tabung heparin

9) Pada tatalaksana fase akut, obat pertama yang harus diberikan pada Tn. R untuk mengatasi kejangnya adalah....
a. Fenitoin
b. Fenobarbital
c. Diazepam
d. Dexametason
e. Cefoprazen

10) Berdasarkan kasus di atas, masalah keperawatan utama pada Tn. R adalah...
a. Gangguan perfusi serebral
b. Resiko cedera
c. Gangguan pola napas
d. Gangguan volume cairan
e. Intoleransi aktivitas

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 11-13
Nama : Tn. H                        
Usia : 23 tahun      
Jenis kelamin : Laki-laki                   
Status perkawinan : Belum menikah        
Klien Tn. H, 23 tahun masuk ICU sejak tanggal 06 Juli 2018 dengan diagnosa medis post op craniotomy hr ke 15 e.c contusio serebri
Riwayat Penyakit Dahulu : Klien ditabrak motor ketika sedang menyebrang, setelah tabrakan klien masih sadar, kemudian saat di bawa ke RS klien tidak sadar, muntah +, kejang +, perdarahan (+) febris +. Di RS dilakukan craniotomy untuk evaluasi hematom.
Riwayat Penyakit Saat Ini: Kesadaran : soporakoma, Keadaan umum : sakit berat, RR terpasang ventilator dengan mode PC = 15, RR = 10x/menit, PEEP = + 5 cm H2O, FiO2 = 35%, CVP +, trcheostomy +, sputum + >>, NGT +, kateterurin +.
Terapi : 
- IVFD NaCl 0,9% : 42 tetes/menit,
- Aminosteril 5% 500ml,
- Enteral / NGT : MC 6 x 300c
- Injeksi Ceftazidin 2 x 1, Ranitidin 2 x 1 

11) Pada saat dilakukan suctioning, perawat harus hati-hati, karena tindakan ini dapat menyebabkan komplikasi pada Tn. H seperti...
1. Hipoksia
2. Trauma nasal
3. Respiratory arrest
4. Cardiac dysrhythmias

12) Berdasarkan kasus di atas, masalah keperawatan utama pada Tn. H adalah...
a. Gangguan perfusi serebral
b. Bersihan napas tidak efektif
c. Gangguan pola napas
d. Gangguan perfusi jaringan
e. Intoleransi aktivitas

13) Ny A, 37 tahun datang ke ruang UGD dengan penurunan kesadaran, riwayat terjebak dalam ruangan tertutup, sputum tercampur arang, terdapat luka bakar di sekitar hidung, bibir dan mulut. Napas 26 kali permenit. Dari kasus di atas kita curiga Ny. A mengalami...
a. Sumbatan jalan napas
b. Cedera inhalasi
c. Luka bakar kimia
d. Luka bakar listrik
e. Defisit cairan

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 14-15
Seorang pasien Ny. Y (34 tahun) datang ke UGD dengan keadaan tidak sadar. Pada pemeriksaan fisik perawat menemukan kondisi pasien dengan keadaan TD : 85/60 mmHg, nadi 62 x/m, pola respirasi kussmaul dengan frekuensi 27 x/m dan pada ekstremitas terlihat adanya sianosis.

14) Pasien dengan kondisi tersebut merupakan indikasi...
1. Pemberian ventilator
2. Pemberian RJP
3. Pemberian DC shock
4. Pemberian terapi oksigen

15) Dari pengkajian di atas, perawat menemukan tanda-tanda...
1. Koma
2. Hipoksia
3. Cluster
4. Hipoksemia

16) Seorang pasien datang ke RS, perawat di RS menyatakan diagnosa keperawatan yang akan ditegakkan adalah ketidakefektifan pola nafas berhubungan dengan kelelahan otot pernapasan, implementasi yang akan dilakukan perawat adalah...
1) Memposisikan klien dengan posisi semifowler
2) Mempertahankan teknik perawatan yang aseptic
3) Memberikan terapi Oksigenasi dengan menggunakan masker
4) Melakukan clapping untuk memudahkan keluarnya sputum
 
17) Saat dilakukan pemeriksaan pasien terlihat tidur namun membuka mata saat diberi rangsangan dengan suara keras, melakukan gerak menarik dari sumber rangsang, dan suaranya tidak mengandung arti. Penulisan GCS yang benar dari data diatas adalah...
A. E2M2V2
B. E3M2V2
C. E3M4V3
D. E3M3V3
E. E2M4V3

18) Tn.Y dirawat di ICU, dengan GCS E1-V1-M1, respirasi 46 x/m. Hasil analisa gas darah dengan O2 masker PaO2 hanya 60 mmHg, PaCO2 sebesar 80 mmHg. Apa tindakan yang tepat untuk menangani pasien dengan kondisi di atas?
a. Pemberian ventilator
b. Pemberian RJP
c. Pemberian DC shock
d. Pemberian terapi oksigen
e. Resusitasi cairan

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 19-21
Terjadi sebuah kecelakaan beruntun di jalan A. Yani km 4 dengan korban 4 orang. Tn. X (33 th) mengalami fraktur humerus dekstra dan terlihat menonjol serta perdarahan dibagian paha kanan namun masih sadar, An. Y (5 th) mengalami  benturan kepala dan tidak sadar, Ny. W (31 th) tidak terlihat adanya perdarahan ataupun trauma namun tidak sadarkan diri , Tn. Z (40 th) terlihat hanya kaki terkilir.

19) Berdasarkan kasus di atas urutan penderita yang digolongkan emergent yaitu...
a. Tn. X dan Tn. Z
b. Tn. X dan Ny. W
c. Tn. Z dan An. Y
d. An. Y dan Ny. W
e. Ny. W dan Tn. Z

20) Dari kasus di atas prioritas penderita yang harus ditolong lebih dulu adalah...
a. Tn. X
b. An. Y
c. Tn. Z
d. Ny. W
e. Semua jawaban benar

21) Tn. X jika diberi label warna triage, maka akan mendapatkan label...
a. Kuning
b. Hitam
c. Hijau
d. Putih
e. Merah

Nah itulah tadi soal-soal uji kompetensi keperawatan gawat darurat di chapter 3 ini. Bagaimana apakah anda sudah selesai menjawab semua soal-soal di atas? Periksa kembali lembar jawaban anda jika memang masih ada jawaban yang kosong. Jika sudah terjawab semua sekarang mari kita cocokkan jawaban anda dengan kunci jawaban yang fahrinheit sediakan di bawah ini:
Kunci Jawaban
  1. A
  2. E
  3. B
  4. A
  5. C
  6. A
  7. E
  8. B
  9. A
  10. A
  11. A
  12. A
  13. B
  14. D
  15. C
  16. B
  17. C
  18. A
  19. D
  20. B
  21. A

Bagaimana setelah anda mencocokkan jawaban anda dengan kunci jawaban di atas? Apakah masih banyak jawaban anda yang belum sesuai atau hampir bisa menjawab semua dengan tepat? Jika masih banyak jawaban anda yang belum sesuai maka pelajarilah kembali materi-materi keperawatan yang sudah diajarkan di kampus. Jika ada yang belum paham maka bisa anda tanyakan dengan fahrinheit melalui kolom komentar. Teruslah berlatih menjawab soal-soal seperti ini agar anda terbiasa nantinya menjawab soal uji kompetensi. Soal-soal lain yang bisa anda latih sendiri dapat dilihat DISINI. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.
Fahrin Nizami
Fahrin Nizami

"Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments