Cara Menulis Surat Lamaran Kerja Sesuai Kaidah Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Cara Menulis Surat Lamaran Kerja Sesuai Kaidah Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Cara Menulis Surat Lamaran Kerja - Fahrinheit, Dalam mencari sebuah pekerjaan tentunya tidak terlepas dengan yang namanya surat lamaran kerja. Surat lamaran kerja merupakan salah satu bagian yang penting dalam melamar pekerjaan karena dalam suatu surat lamaran kerja dapat menggambarkan keseluruhan informasi yang akan kita punya untuk melamar pekerjaan. Selain itu surat lamaran kerja juga dapat menimbulkan ketertarikan sehingga dapat memperbesar peluang untuk mendapatkan pekerjaan. Pada beberapa perusahaan bahkan para HRDnya lebih memperhatikan surat lamaran kerja dibandingkan pengalaman kerja yang dimiliki oleh pelamar.

Dalam penulisan surat lamaran kerja tidak bisa dilakukan dengan sembarang karena semua sudah diatur sesuai kaidah bahasa Indonesia bagaimana cara menulis surat lamaran kerja yang baik dan benar. Struktur penulisan, pemilihan kata, penulisan ejaan yang disempurnakan (EYD) dan lain-lainnnya sangat penting dalam penulisan surat lamaran kerja karena surat lamaran kerja menggambarkan kesungguhan kita dalam melamarkan pekerjaan.

Baca Juga : Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

Membuat surat lamaran kerja dapat diketik menggunakan komputer atau ditulis tangan langsung Namun biasanya banyak perusahaan yang lebih mengutamakan surat lamaran kerja yang ditulis tangan karena dengan ditulis tangan para HRD dapat melihat apakah tulisannya rapi atau tidak, format penulisannya runtut atau tidak, bahkan tulisan tangan dapat mempengaruhi posisi penempatan kita dalam melamar pekerjaan. Oleh karena itu bagi kalian yang ingin membuat surat lamaran kerja lebh disarankan untuk menulis sendiri surat lamaran kerja tersebut.

Cara-Menulis-Surat-Lamaran-Kerja
Nah pada kesempatan ini Fahrinheit akan berbagi informasi cara menulis surat lamaran kerja yang baik dan benar sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa penulisan surat lamaran kerja tidak boleh sembarang karena harus sesaui dengan struktur atau memiliki format penulisan. Adapun struktur atau bagian-bagian penting yang wajib dimasukkan dalam menulis surat lamaran kerja diantaranya adalah :
  1. Tempat dan Tanggal penulisan surat lamaran kerja,
  2. Nama perusahaan yang akan dilamar,
  3. Salam pembuka,
  4. Kalimat pengantar,
  5. Biodata diri,
  6. Pengalaman kerja,
  7. Kalimat mengenai harapan calon pelamar agar diterima,
  8. Salam penutup,
  9. Tanda tangan penulis

Semua bagian-bagian di atas harus dimasukkan dalam surat lamaran kerja dan ditulis secara berurutan tidak boleh tertukar. Selain format penulisan di atas dalam penulisannya juga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :
  • Dalam penulisan surat lamaran kerja harus menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Jangan menggunakan kata-kata atau kalimat yang tidak baku karena dapat membuat pihak perusahaan sulit memahami surat lamaran kerja yang kita tulis.
  • Hindari tulisan yang terlalu bertele-tele atau terlalu membosankan karena dapat menghilangkan ketertarikan pihak perusahaan terhadap anda.
  • Tulislah surat lamaran kerja sendiri. Jangan menyuruh atau menggunakan jasa orang lain dalam menulis surat lamaran kerja. Sekalipun tulisan tangan kita tidak baik, surat lamaran kerja menggambarkan kesungguhan kita dalam melamar pekerjaan. Selain itu apabila kita menyuruh orang lain menulis surat lamaran kerja menggambarkan anda tidak terlalu percaya diri dengan kemampuan anda sendiri.
  • Membuat biodata diri. Biodata diri merupakan salah satu syarat utama yang sangat diperhatikan dalam melamar pekerjaan. Tidak perlu panjang lebar, biodata diri yang dilampirkan cukup berisi nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, agama, pendidikan terakhir, status pernikahan, alamat dan nomor telepon atau kontak yang bisa dihubungi supaya pihak perusahaan mudah menghubungi anda.
  • Perhatikan kelengkapan berkas yang akan anda lampirkan di surat lamaran pekerjaan. Berkas-berkas yang dibutuhkan dalam melamar pekerjaan diantaranya adalah daftar riwayat hidup (CV), fotokopi ijazah, fotokopi SKCK (surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian), fotokopi kartu kuning (kartu tanda pencari kerja dari Disnakertrans), surat pengalaman kerja, fotokopi sertifikat pelatihan yang dimiliki serta pas foto.

Baca Juga : Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup (CV) yang Baik dan Benar

Nah itulah tadi cara menulis surat lamaran kerja yang baik dan benar sesuai kaidah bahasa Indonesia. Cukup sulit bukan? Namun jika anda mengikutinya dan memperhatikan penulisan surat lamaran kerja seperti di atas maka dapat menambah peluang anda agar diterima di perusahaan yang anda lamar. Jika anda ingin lebih memahaminya anda bisa melihat contoh-contoh surat lamaran kerja yang ada di artikel Fahrinheit selanjutnya. Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat bagi kita semua.
Fahrinheit
Fahrinheit

"Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

This Is The Oldest Page
Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments