Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup (CV) yang Baik dan Benar 2019

Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup (CV) yang Baik dan Benar 2019

Cara Membuat Riwayat Hidup (CV) - Fahrinheit, Salah satu hal penting untuk diperhatikan dalam melamar pekerjaan selain penulisan surat lamaran kerja adalah daftar riwayat hidup / Curriculum Vitae (biasa disingkat CV). Daftar riwayat hidup merupakan bagian penting kedua yang akan dilihat oleh pihak perusahaan setelah surat lamaran kerja. Kenapa sangat penting? Karena daftar riwayat hidup sering digunakan pihak perusahaan untuk melihat gambaran profil diri kita secara menyeluruh.

Cara-Membuat-Daftar-Riwayat-Hidup-CV
Dalam membuat daftar riwayat hidup pun tidak bisa sembarang. Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa CV menggambarkan profil diri kita, apabila CV kita berantakan dan sembarang dalam pembuatannya maka akan membuat pihak perusahaan malas melihatnya. Dalam membuat daftar riwayat hidup yang baik dan benar pun ada aturannya mulai dari struktur atau format penulisan. Untuk format penulisan daftar riwayat hidup mencakup 7 bagian, diantaranya adalah:

1. Judul

Untuk penulisan judul menggunakan huruf balok dengan judul 'DAFTAR RIWAYAT HIDUP' atau 'CURRICULUM VITAE'

Baca Juga : Cara Menulis Surat Lamaran Kerja Sesuai Kaidah Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

2. Data Diri

Data diri yang wajib dimuat terdiri dari nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, agama, alamat, pendidikan terakhir, kontak yang bisa dihubungi. Jika ingin dan memang dibutuhkan bisa ditambahkan data pribadi tambahan seperti tinggi badan, berat badan, hobi serta yang lainnya asal dalam batas yang wajar dan jangan terlalu bertele-tele. Jangan lupa untuk melampirkan pas foto 3x4 atau 4x6 di samping kanan atas data diri.

3. Riwayat Pendidikan

Cantumkan riwayat pendidikan anda baik itu formal maupun non formal. Untuk pendidikan formal seperti riwayat pendidikan sejak SD hingga pendidikan terakhir yang anda tempuh dengan mencantumkan tahun awal menempuh pendidikan hingga tahun tamat / kelulusan. Untuk pendidikan non formal adalah pendidikan yang tidak anda dapatkan di sekolah formal, misalkan kursus bahasa inggris, kursus komputer, kursus menjahit, dan lain-lainnya dengan mencantumkan pula tahun anda mengikuti pendidikan non formal tersebut.

4. Pengalaman Organisasi

Masukkan pengalaman organisasi yang pernah anda ikuti baik itu formal maupun non formal misalkan pernah menjadi anggota OSIS, panitia dalam suatu acara penting, anggota pramuka dan lain-lainnya. Pengalaman organisasi ini sangat penting dan mempunyai nilai plus karena menggambarkan bahwa anda pernah terlibat dalam suatu kegiatan organisasi dan pernah bekerja dalam suatu tim sehingga dapat diajak bekerja sama dalam perusahaan yang ingin anda lamar.

5. Pengalaman Kerja

Pengalaman kerja juga sangat penting untuk menambah nilai kualifikasi anda sebagai pelamar. Pengalaman kerja menggambarkan bahwa anda sudah banyak makan garam dalam suatu pekerjaan, apalagi jika pekerjaan yang ingin anda lamar sesuai dengan pengalaman kerja anda sebelumnya. Biasanya untuk pengalaman kerja, pihak perusahaan setdaknya menargetkan punya pengalaman kerja minimal 6 bulan. Apabila memungkinkan lampirkan surat pengalaman kerja anda dari tempat bekerja anda sebelumnya.

6.  Keahlian / Keterampilan

Cantumkan keahlian atau keterampilan yang anda miliki sesuai dengan formasi yang ingin anda lamar, misalkan keahlian mengoperasikan komputer (microsoft word, excel etc), menyetir, berbahasa inggris, dan lain-lainnya. Jangan lupa untuk melampirkan sertifikat atau pelatihan yang menunjang keahlian / keterampilan anda seperti kursus komputer, kursus menyetir, dan lain-lainnya.

7. Penutup

Yang terakhir adalah kalimat penutup disertai dengan tanda tangan dan nama lengkap pelamar.

Baca Juga : Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

Semua bagian-bagian di atas harus ditulis secara berurutan dan tidak boleh tertukar. Selain struktur atau format penulisan, beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam membuat daftar riwayat hidup adalah :
  1. Tulis secara mendetail daftar riwayat hidup anda
  2. Gunakan bahasa yang baku dan ejaan yang disempurnakan (EYD)
  3. Jangan terlalu bertele-tele dalam menulis daftar riwayat hidup, cukup masukkan bagian-bagian yang penting dan berhubungan dengan formasi yang ingin anda lamar.
  4. Hindari kalimat yang berulang-ulang
  5. Usahakan untuk tidak salah tulis (typo)
  6. Jangan sekali-kali berbohong mengenai tulisan daftar riwayat hidup anda karena itu dapat menurunkan nilai krediilitas anda.
  7. Jangan lupa untuk melampirkan berkas-berkas yang berkaitan dengan daftar riwayat hidup yang anda tulis.
  8. Selalu cek apakah daftar riwayat hidup anda sudah sesuai sebelum menyerahkannya.

Nah itulah tadi cara membuat daftar riwayat hidup (CV) yang baik dan benar. Sangat mudah sekali bukan? Dengan CV yang baik dan detail maka akan menambah daya tarik anda anda sebagai pelamar. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.
Fahrin Nizami
Fahrin Nizami

"Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments